P a s c a   S a r j a n a   U n h a s
Admin SPs · 30 Oktober 2026

Tinjau Progres Rumah Kompos, Senat SPs UNHAS Dorong Pengelolaan Sampah untuk Green Campus

MAKASSAR, 30 Oktober —  Setelah menggelar rapat senat pada Jumat (30/10/2026), Ketua Senat Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (SPs UNHAS), Prof. Dr. Ir. Baharuddin, Dipl.Ing. M.Agr., bersama sejumlah anggota Senat meninjau langsung progres pembangunan Rumah Kompos SPs UNHAS. Dalam kunjungannya, rombongan didampingi Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya, Dr. Ir. Syahriadi Kadir, M.Si., yang menjelaskan proses pengelolaan serta tahapan pengembangan fasilitas tersebut.

Rumah Kompos dikembangkan sebagai fasilitas pengolahan sampah organik yang berasal dari lingkungan SPs UNHAS. Sampah dedaunan yang terkumpul tidak langsung dibuang, tetapi dipilah dan diolah melalui proses pengomposan. Untuk mendukung kegiatan tersebut, SPs UNHAS juga menugaskan petugas khusus dalam pengumpulan sampah dedaunan di lingkungan kampus.

Proses pengolahan dimulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, kemudian dilanjutkan dengan pencacahan daun kering dan sampah dapur menggunakan mesin. Bahan organik yang telah dicacah selanjutnya melalui proses pengomposan dengan penambahan pupuk kandang dan larutan bioaktivator. Kompos diperkirakan dapat dipanen setelah kurang lebih 30 hari, bergantung pada kematangan dan kondisi pengolahannya.

Melihat potensi hasil pengolahan tersebut, Ketua Senat SPs UNHAS, Prof. Baharuddin, menyampaikan bahwa Rumah Kompos dapat dikembangkan untuk menghasilkan pupuk berkualitas apabila didukung sistem pengelolaan yang baik. “Bisa menjadi pupuk unggul dengan sistem yang baik,” ujarnya.

Tidak berhenti pada proses pengomposan, hasil kompos yang telah matang juga akan dihaluskan dan diayak sebelum dicampurkan dengan tanah serta sekam bakar. Campuran tersebut kemudian dikemas menjadi media tanam dengan ukuran 10 kilogram. Dengan tahapan ini, sampah organik yang sebelumnya menjadi limbah dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Pengembangan Rumah Kompos juga menjadi salah satu upaya SPs UNHAS dalam mendukung pengelolaan lingkungan kampus yang berkelanjutan. Adanya peninjauan langsung Senat SPs UNHAS, diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah organik secara lebih terarah demi terwujudnya lingkungan kampus yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.