Prof. Sukri Raih Sertifikasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Integritas Lingkungan Akademik Diperkuat
MAKASSAR — Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (SPs UNHAS), Prof. Sukri Palutturi, S.K.M., M.Kes., MSc.PH., Ph.D., dinyatakan kompeten dalam sertifikasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang diselenggarakan Lembaga Sertifikasi Person (LSP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Penetapan kompetensi tersebut dilakukan melalui keputusan Ketua LSP Unhan RI pada Skema Kewiraan, Subskema Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Sebelumnya, Prof. Sukri mengikuti uji kompetensi secara daring pada 1 Oktober 2026 melalui asesmen langsung dan wawancara.
Dalam proses sertifikasi, peserta diuji atas pemahaman terhadap sejumlah prinsip dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, antara lain Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, Wawasan Nusantara, serta ketahanan dan kewaspadaan nasional. Aspek bela negara juga mencakup cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila, semangat pengorbanan, serta kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai bela negara.

Wawasan kebangsaan memberikan kerangka nilai dalam memahami keberagaman, menjaga persatuan, serta menempatkan kepentingan nasional dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, nilai bela negara menegaskan pentingnya komitmen, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesediaan berkontribusi bagi masyarakat. Dalam kepemimpinan akademik, kedua aspek ini dapat menjadi landasan untuk membangun budaya institusi yang menjunjung etika dan integritas.
Pencapaian ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan di lingkungan SPs UNHAS. Sejalan dengan perannya dalam penyelenggaraan pendidikan magister dan doktor. Ke depan, nilai-nilai wawasan kebangsaan dan bela negara diharapkan turut tercermin dalam pengembangan lingkungan akademik SPs UNHAS yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pada kontribusi bagi pembangunan nasional.
