P a s c a   S a r j a n a   U n h a s
Melesat +59,21 Poin, SPs UNHAS Tembus Peringkat 7 se-UNHAS dalam Pemeringkatan Green Metric 2026
Super User · 15 Oktober 2026

Melesat +59,21 Poin, SPs UNHAS Tembus Peringkat 7 se-UNHAS dalam Pemeringkatan Green Metric 2026

MAKASSAR — Tim Green Metric Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (SPs UNHAS) menggelar rapat evaluasi internal guna membedah Berita Acara Penilaian Kuesioner Green Metric UNHAS Tahun 2026 . Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi universitas, SPs UNHAS mencatatkan lonjakan skor tertinggi di antara seluruh fakultas dan sekolah di lingkungan UNHAS, yaitu naik drastis sebesar +59,21 poin. (14/10/2026)

Rapat dihadiri oleh Dr. Ir. Syahriadi Kadir, M.Si., Pengarah Divisi Waste dan Water yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumberdaya, ketua tim Green Metric, Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si. para koordinator tim, kepala tata usaha, juga para kepala sub bagian SPs UNHAS.

Peningkatan signifikan ini membawa SPs UNHAS keluar dari Zona Merah (18,70% pada tahun 2025) dan melesat ke ambang atas Zona Kuning dengan capaian 77,91% serta total skor 5.453,5 poin. Capaian ini menempatkan SPs UNHAS di peringkat ke-7 dari total 18 unit di lingkungan Universitas Hasanuddin.

Pencapaian signifikan SPs UNHAS didorong oleh pengisian data yang jauh lebih komprehensif dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan rincian indikator penilaian, SPs UNHAS berhasil meraih skor sempurna 1.000 poin (100%) pada indikator Penataan dan Infrastruktur (Setting and Infrastructure).

Selain itu, SPs UNHAS juga menunjukkan performa sangat kuat pada indikator: pengelolaan air (water management): 936 poin (93,6%), tata kelola dan digitalisasi (governance and digitalization): 900 poin (90,0%), pendidikan dan penelitian (Education and Research): 797,5 poin (79,75%), transportasi (transportation): 760 poin (76,0%), energi dan perubahan iklim (energy and climate change): 755 poin (75,5%), pengelolaan sampah jadi kunci utama menuju Zona Hijau.

Meskipun mencatatkan kenaikan tertinggi, rapat evaluasi tim menekankan bahwa SPs UNHAS saat ini hanya berjarak 2,09% dari batas Zona Hijau (≥80%). Evaluasi mendalam mengidentifikasi bahwa indikator Persampahan (Waste) masih menjadi poin terlemah yang diperoleh SPs UNHAS, yakni sebesar 305 poin (30,5%).

“Untuk realisasi di tahun 2026-2027 mudah-mudahan Sekolah Pasca naik jadi zona hijau” sahut Pak Andi Ahmad Fauzan, Koordinator Divisi Energy & Climate Change Green Metric SPs.

Melalui rapat evaluasi ini, Tim Green Metric SPs UNHAS menyusun rencana aksi terfokus untuk memperkuat tata kelola persampahan terpadu. Dengan peningkatan sekitar 80–100 poin saja pada indikator sampah, SPs UNHAS dipastikan dapat melangkah mantap masuk ke dalam jajaran Zona Hijau (Kampus Berkelanjutan Sangat Baik) pada pemeringkatan mendatang.

Langkah ini mempertegas komitmen SPs UNHAS tidak hanya dalam melahirkan lulusan berkualitas, tetapi juga dalam mewujudkan tata kelola kampus hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.