
MAKASSAR — Sejalan dengan upaya Universitas Hasanuddin (UNHAS) menuju World Class University dan peningkatan posisi dalam pemeringkatan universitas dunia, Sekolah Pascasarjana (SPs) UNHAS menerima kunjungan Direktorat Hubungan Alumni UNHAS dalam rangka sosialisasi Employer Reputation, Senin (5/10).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Hasanuddin meningkatkan pemahaman dan partisipasi unit kerja dalam mendukung salah satu indikator yang diperhitungkan dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR), yakni Employer Reputation.
Sosialisasi di lingkungan SPs UNHAS menghadirkan Prof. Ir. Muhammad Yusuf, S.Pt., Ph.D., IPU. dari Direktorat Hubungan Alumni UNHAS. Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Penjejaring Alumni SPs UNHAS, Prof. Dr. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D., serta turut dihadiri oleh Dekan SPs UNHAS, Prof. Dr. Sukri Palutturi, SKM., M.Kes., M.Sc.PH., Ph.D.
Dalam pemaparannya, Prof. Yusuf menjelaskan alur Employer Reputation UNHAS serta peran yang dapat dilakukan unit kerja dalam mendukung pengisian survei yang menjadi bagian dari proses pemeringkatan QS. Untuk mendukung proses tersebut, sebanyak 400 employer yang menjadi bagian dari jejaring UNHAS telah didistribusikan ke berbagai fakultas dan unit akademik, dengan SPs UNHAS mendapatkan target lima employer.
“Untuk Pascasarjana ditargetkan lima employer. Ini harus dipastikan mereka mengecek email karena biasanya ada feedback dari QS melalui email tersebut untuk mengisi survei,” jelas Prof. Yusuf. Menurutnya, keterlibatan employer dalam memberikan respons terhadap survei menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan dalam upaya mendukung peningkatan reputasi lulusan dan institusi dalam pemeringkatan internasional.
Dekan SPs UNHAS, Prof. Sukri Palutturi, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Direktorat Hubungan Alumni yang secara langsung melakukan sosialisasi ke berbagai fakultas dan unit di lingkungan UNHAS.

“Terima kasih rekan-rekan semua dari Direktorat Alumni. Kami mengapresiasi langkah Direktorat yang turun langsung menyosialisasikan Employer Reputation ke fakultas-fakultas,” ujar Prof. Sukri.
Ia menilai sosialisasi tersebut penting untuk memastikan seluruh pihak memahami mekanisme dan peran yang dapat dilakukan dalam mendukung pencapaian target Universitas Hasanuddin pada pemeringkatan universitas dunia. Agenda sosialisasi juga membahas posisi dan perkembangan Hasanuddin University dalam QS World University Rankings, serta memberikan pemahaman mengenai alur Employer Reputation dan keterlibatan employer dalam proses pemeringkatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara SPs dan Direktorat Hubungan Alumni dalam mendukung agenda internasionalisasi dan peningkatan reputasi Universitas Hasanuddin. Partisipasi aktif dalam proses Employer Reputation diharapkan dapat berkontribusi terhadap upaya UNHAS meningkatkan daya saing dan visibilitasnya di tingkat global.

