Bogor, 27 Juli 2026 – Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Dr. Andi Agus Mumang, SKM, resmi menjadi salah satu Ketua Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Penugasan ini juga melibatkan 24 dosen Unhas dari berbagai fakultas sekaligus merupakan keterlibatan perdana Universitas Hasanuddin sebagai salah satu perguruan tinggi mitra dalam mendukung implementasi Program Ekspedisi Patriot yang bertujuan mempercepat transformasi kawasan transmigrasi melalui kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi.
Sebelum diberangkatkan ke lokasi penugasan, para Ketua Tim Peneliti bersama anggota tim mengikuti rangkaian Pembekalan Program Ekspedisi Patriot yang diselenggarakan di Green Forest Hotel, Bogor, pada 25–27 Juli 2026. Selanjutnya, seluruh peserta akan mengikuti Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta, pada 29–30 Juli 2026, sebelum bertugas di kawasan transmigrasi yang telah ditetapkan.
Mewakili Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Dr. Andi Agus Mumang, SKM akan memimpin tim yang ditempatkan di Kawasan Transmigrasi Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Pada penugasan tersebut, tim akan mengimplementasikan program bertajuk “Transformasi Layanan Komunitas Berkelanjutan untuk Penguatan Masyarakat Unggul, Sehat, dan Resilien di Kawasan Transmigrasi Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.”
Program Ekspedisi Patriot 2026 merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Transmigrasi dalam mendorong transformasi kawasan transmigrasi melalui pendekatan multidisiplin. Tahun ini, program ini akan memberangkatkan 1.476 sivitas akademika untuk bertugas di 53 kawasan transmigrasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Papua. Pelaksanaan program melibatkan kerja sama dengan 10 perguruan tinggi negeri mitra, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Brawijaya.
Kepercayaan yang diberikan negara kepada Dr. Andi Agus Mumang, SKM sebagai salah satu Ketua Tim Peneliti Program Ekspedisi Patriot mendapat dukungan penuh dari Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Prof. Sukri Palutturi, SKM, M.Sc.PH., Ph.D., beserta seluruh jajaran pimpinan. Dukungan tersebut merupakan wujud komitmen Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin dalam mendorong dosen untuk berkontribusi aktif dalam penyelesaian berbagai persoalan pembangunan melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Prof. Sukri Palutturi berharap keterlibatan dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin dalam Program Ekspedisi Patriot dapat menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mewujudkan transformasi kawasan transmigrasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
Partisipasi Dr. Andi Agus Mumang, SKM sebagai Ketua Tim Peneliti diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi bagi keberhasilan Program Ekspedisi Patriot di Kawasan Transmigrasi Weri-Saharey, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dosen-dosen terutama di Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin untuk mengambil peran dalam Program Ekspedisi Patriot pada tahun-tahun mendatang. Dengan semakin banyaknya akademisi yang terlibat, kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan kawasan transmigrasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat diharapkan akan semakin luas dan berkelanjutan.


