MAKASSAR — Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (SPs UNHAS) menggelar Rapat Koordinasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) sebagai bagian dari upaya memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Sekolah Pascasarjana UNHAS pada Selasa, 5 Oktober 2026 di Ruang Rapat 109.

Rapat tersebut dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya SPs UNHAS, Dr. Ir. Syahriadi Kadir, M.Si. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya memastikan kesiapan berbagai aspek pendukung K3, mulai dari inventaris, sarana dan prasarana, hingga perhatian terhadap kondisi kesehatan warga SPs UNHAS.

Terkait aspek kesehatan, Dr. Syahriadi mengimbau agar pemeriksaan kesehatan melalui Medical Check Up (MCU) turut menjadi perhatian. Selain itu, SPs UNHAS juga menyiapkan ruang K3 yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat bagi sivitas akademika maupun tenaga kependidikan yang membutuhkan.

Dalam rapat tersebut, dilakukan pembahasan mengenai sejumlah aspek yang perlu diperiksa dan dipetakan kembali, khususnya kondisi lingkungan dan ruang kelas. Pengecekan ini diperlukan untuk memastikan lingkungan kerja dan aktivitas akademik di SPs UNHAS dapat berlangsung dalam kondisi yang aman dan mendukung kenyamanan seluruh warga kampus.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian dalam koordinasi tersebut adalah pembentukan Person in Charge (PIC) SPs K3. Keberadaan PIC diharapkan dapat memperjelas penanggung jawab sekaligus mendukung koordinasi pelaksanaan program K3 di lingkungan Sekolah Pascasarjana.

Rapat juga membahas tahapan awal penguatan sistem K3, yang akan dimulai dengan penyusunan Surat Keputusan (SK) sebagai dasar pembentukan dan pelaksanaan program. Selanjutnya, berbagai program kerja terkait K3 akan dipetakan dan dihimpun menjadi satu kesatuan program yang dapat dilaksanakan secara terarah di lingkungan SPs UNHAS.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan SPs UNHAS, Prof. Dr. Ir. Nadiarti, M.Sc., turut memberikan masukan mengenai pentingnya memiliki standar yang sama dalam memahami aspek kebersihan di lingkungan Sekolah Pascasarjana. Menurutnya, standarisasi definisi kebersihan diperlukan agar pelaksanaan dan pemantauan kebersihan dapat dilakukan berdasarkan ukuran yang jelas dan seragam.

Melalui rapat koordinasi ini, SPs UNHAS terus mendorong penguatan sistem K3 yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi kecelakaan, tetapi juga mencakup aspek pencegahan, kesiapan sarana dan prasarana, kesehatan, serta penciptaan lingkungan akademik yang aman dan nyaman. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen SPs UNHAS dalam membangun lingkungan kerja dan pembelajaran yang mendukung keselamatan, kesehatan, serta kenyamanan seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan.

Kategori:

Post Graduate University of Hasanuddin

Unlock your full potential and build the confidence and capabilities needed to take your career to the next level with our post graduate program.